Jumat, 09 Juli 2021

Flashback My Life


 

Seorang anak yang berkeras hati dan sok holy. Setiap pagi diajari untuk berdoa, namun bahkan sampai di waktu itu, tidak tau apa itu rhema. Sungguh anak ini, baik tampaknya, namun hitam dalamnya.

Di satu waktu, seringkali menendang pintu, membela diri harapannya, ketika seringkali aku berkelahi dengan kakakku. Mulut yang dipenuhi teriakan, menyimpan luka tersembunyi di dalam.

Siapakah aku ini? Aku wanita yang bobrok aslinya, baik sih, namun baik aja ternyata gak cukup, harus hidup benar namun aku tak tau bagaimana itu?

Hidupku kurasa hancur ketika kehilangan sosok ayah yang membuat banyak mulut berbicara. Mulut itu berkata, tentu aku akan berbeda, ya aku dan kakakku.

Satu pesan ibukku saat itu: permulaan pengetahuan adalah takut akan Tuhan! Amsal sumbernya.

Aku bersyukur kini, Tuhan hadirkan keluarga baru, keluarga rohaniku, keluarga dalam iman, pengharapan dan kasih. Berjejaring dengan orang-orang hebat, yang aku bahkan ga menyangka bisa di titik ini. Im nothing actually.

Aku dilahirkan kembali dengan hati yang baru. Mengampuni, mengasihi, sabar, dipenuhi dengan sukacita dari Dia. Sungguh aku terpesona dibuatNya. 

Terlebih ketika Dia mempertemukanku dengan romeoku, haha Pria Daud lagi-lagi.

Namun, di detik ini aku benar-benar mengerti arti kasih yang sesungguhnya. Nggak akan pernah ada ruginya, kalau kitta ikut Tuhan dan mengandalkan Dia sejak masa muda. 

Aku berdoa, Tuhan, bahkan sampai di detik ini aku mau mengikutiMu sampai akhir, hingga akhir hidupku. Isi pikiranku dengan isi hatiMu selalu. Amin.

Tidak ada komentar: