Rabu, 02 November 2016

Rhema di akhir-akhir ini

Apa yang merhema akhir-akhir ini buatku? sekali lagi tentang pemuridan. Baru-baru ini kami baru saja selesai mengerjakan IC di kota Jogja, dan aku salah satu pelayannya. Wow berjuang untuk IC ini cukup berat secara daging (menurutku), karena banyak banget intimidasinya, ditambah lagi banyak rekan kerja yang karena mood nya jelek dan akhirnya mundur. Pukulan keras saat itu. Question is why there is always a big problem come on this moment? entahkah itu KORPS atau pun IC. I said to you, there is a big Problem dibikin sama si jahat. Alasannya simple sih, karena si jahat mau buat acara besar ini gagal dan menjatuhkan para pekerja nya. Dimulai dari intimidasi demi intimidasi. Hmmm, buat sebagian orang yang gampang banget termakan sama perasaaanya atau mungkin tidak menyadari hal ini tentu akan membuat mereka lemah (mungkin bisa juga termasuk aku). Satu hal yang aku sadari, aku sebenarnya cukup bosan dengan berkali-kali "ritual" IC dan KORPS saling beriringan begini. Aku mulai mengangap pemuridan jadi biasa aja. Akhirnya aku mulai bertanya-tanya waktu itu. KENAPA?

Aku teringat akan renungan yang Tuhan sampaikan mengenai seorang Abraham yang menantikan seorang Ishak sebagai "anak perjanjian". Apakah penantian itu sebentar? Kukira tidak, kalau buatku 1 atau 2 tahun mungkin sudah cukup lama, tapi Abraham apakah menantikan janji hanya setahun dua tahun? Of course NOT!

Ada juga tokoh lain yaitu Musa. Musa dipanggil Allah untuk menyelamatkan bangsa Israel dari tanah Mesir. Menurutmu, apakah itu sebentar si Musa mengerjakannya? Of Course big NO! Musa pun mengerjakan panggilan Tuhan (Visi Tuhan) itu cukup lama. mengapa aku bisa tau? (FYI: im just brainstorming),karena bahkan alkitab menyatakan bahwa bangsa Israel karena ketidaktaatannya maka mereka dibuat berkeliling selama 40 tahun (is that a short time?) itu logikanya saja, baru pas Israel dihuum Tuhan, belum proses Musa kasih 10 Tulah, Musa berjalan bersama bangsa Israel dan berperang melawan berbagai macam kerajaan. Mungkin kalau diperhitungkan, itu memakan waktu yang cukup lama sekali.

Artinya??
Artinya adalah bodoh ketika aku mulai bosan mengerjakan semuanya ini. I tell you something...
Ketika aku mulai menyelidiki tentang apa yang membuat aku ingin memulainya..
Answer is:




.
Because I have a vision. Aku menerima satu visi dari Allah. Aku menerima apa yang harus kukerjakan, which trough? His Promises...
 Hasil gambar untuk mazmur 119:50.

ini berbicara tentang JANJI yang Tuhan sudah berikan aku untuk kukerjakan dan memulainya.
Tebak apa janjinya? Tebak seperti apa janji Tuhan yang membuatku mau-maunya melepaskan zona nyamanku untuk pergi menduduki negeri itu? MEninggalkan gereja persekutuanku sampai dianggap tampak bodoh di depan keluargaku. Ketika kebenaran yang kuhidupi membuatku melihat banyak orang yang bahkan kukasihi tidak menghidupi kebenaran itu.. Dan aku memberanikan diri untuk melangkah masuk dalam rencananya.....

Senin, 24 Oktober 2016

Crush Crush Crush me!

Well, ceritanya sangat panjang sebenarnya....
Ketika aku memutuskan untuk terlibat dalam pemuridan ini, ada suatu tugas bahwa ketika kamu dimuridkan maka kamupun perlu memuridkan. Aku awalnya tidak tau seperti apa ini sesungguhnya. Takut? iyalah pasti, deg-degan, sudah selalu..hhahaha

okey di bulan September awal setelah selesai aku mengikuti KORPS di Bandung namun belum KORPS di Jogja. Well KORPS itu adalah acara pelantikan bahwa kamu sudah menjabat sebagai pekerja nya Kristus yang bukan main-main, tapi sungguh-sungguh bekerja bagi Kristus.

oke Next, di bulan awal September, aku mulai memuridkan anak murid pertamaku. Kami satu Universitas tetapi berbeda letak kampusnya. Janji dari Tuhan tentang anak ini ada di antara Yeremia 1-3. Panjangg ya? Hahaha
intinya tentang seorang perempuan Sundal. Wih agak seram aku bacanya, gimana enggak? bayanganku saat itu (sebelum punya anak Rohani) Tuhan menunjukkan bagaimana anak Rohaniku nanti, perempuan Sundal, aku menangkapnya sebagai perempuan yang suka gonta-ganti pacar. Bahhhh...gilee, aku aja belum pernah pacaran, kok malah mendidik orang yang sudah expert pacaran. hmmm

Nah tapi di titik itu ada seorang kakak yang menanyai aku tentang janji ini, gimana? apakah kamu takut? kamu mau menolak anak ini? haha aku mah spontan aja bilang: ah masa sih kak? anak rohaniku kok beda banget ya sama aku? (dengan jawaban yg polos) kakak itu memberitahuku satu ayat yang ada di perjanjian lama, tapi aku lupa ayatnya...TEEEETTT...hehehe..
intinya dari ayat itulah aku melangkahkan kaki untuk mau memuridkan dan jangan pernah menolak anak Rohani.

Satu hal yang saya mengerti tentang pemuridan adalah "pemberian hidup"
PEMBERIAN HIDUP!!!! one more time "PEMBERIAN H-I-D-U-P"
nah mengapa berkali-kali? karena menurut saya pemberian hidup itu nggak pernah mudah. memberi hidup kepada orang yang akan menolak kamu mentah-mentah, mencaci maki kamu, menjelekkan kamu di depan orang, and many more...hmm mudahkah?
makanya perlu pemberian hidup di situ.









Hasil gambar untuk galatia 2:20.
Well ya read the Picture!! Galatia 2:20 itu yang menghidupkan saya mau memberi hidup bagi orang lain. Kok mau? iyalah, karena bukan hidup ku lagi, tapi ini hidup Kristus, jadi bukan kehendakku lagi tapi kehendakNya.
Saya memuridkan anak murid ini seminggu sekali (wow, apakah menurutmu terlalu sering?)
bukan itu intinya hehe...

Rabu, 13 Januari 2016

Born In a New Life

Syalom, aku kembali..
sekarang aku kembali dalam keadaan saya sudah LAHIR BARU hahaha

aku sangat senang dengan keadaanku saat ini..
as you know aja, saat aku baca isi blog ku ini, buset dah semuanya berisi tentang kekosongan yang selama ini aku alami.. mau bukti? coba baca aja beberapa kisah (meskipun ada beberapa yang sudah uhapus karena tidak membangun sama sekali), dan aku mencoba menjawabnya dengan logikaku sendiri, yaitu dengan kata-kata motivasi yang seringkali aku dengar di TV misalnya...

aku sadar bahwa semua itu bukanlah jawaban dari kekosongan yang selama ini aku rasakan. coba bayangkan, jika kamu adalah seorang pelayanan Tuhan di gereja, anak yang baik-baik saja, tidak pernah berkata-kata kotor, seorang yang pendiam, nggak suka aneh-aneh, biasa-biasa aja, super duper biasa, nggak gaul kok, nggak suka juga main di diskotik, jarang belanja, dan semacamnya. bahkan seringkali menyanyikan lagu rohani di kamarku sendiri... MERASAKAN KEKOSONGAN?