When only you know the truth!
Kamu tidak pernah sendiri, anakKu. Begitu kataNya lewat hatiku.
Aku begitu terpukul ketika orang-orang yang kukasihi, nyatanya mulai berbeda arah denganku. Aku tidak mempertanyakan kebenaran lagi, karena aku tau apa itu kebenaran yang sesungguhnya. Bagaimana mungkin, seorang saksi yang begitu banyak bersaksi kepada banyak orang, ternyata orang-orang terdekatnya berbeda dengannya? Keadaan itu cukup menyakitkan bagiku.
Ketika kumelihat mereka, sungguh aku merasakan betapa kasih Tuhan itu besar dan aku nggak habis pikir, bagaimana Tuhan bisa mengasihi orang-orang demikian? Orang yang bahkan sudah menolakNya sejak awal, namun Ia tetap menantikan anakNya kembali hidup-hidup ke rumahNya?
Lagi-lagi aku belajar tentang kasih yang "NGGAK MASUK AKAL" ini! Mengasihi orang yang kamu benci, mengasihi orang yang mencemoohmu, mencacimu, menuduhmu, mengecewakanmu.
3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,
Aku selalu mengingat apa yang alkitab katakan. Bahwa memang otak kita ini terlalu terbatas untuk bisa memahami jalan pikiran Tuhan. Manusia yang seringkali dibilang untuk memberikan penyerahan hidup penuh kepada Tuhan justru yang seringkali enggan melakukannya, hanya karena tidak percaya kepadaNya. Termasuk aku, yang seringkali goyah imannya karena melihat setiap keadaan yang ada.
Hai reader! Apapun keadaanmu saat ini, firman Tuhan yang kamu imani, teruslah imani itu. Aku percaya rancangan Tuhan bukanlah rancangan kecelakaan, tetapi rancangan damai sejahtera!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar