Senin, 24 Oktober 2016

Crush Crush Crush me!

Well, ceritanya sangat panjang sebenarnya....
Ketika aku memutuskan untuk terlibat dalam pemuridan ini, ada suatu tugas bahwa ketika kamu dimuridkan maka kamupun perlu memuridkan. Aku awalnya tidak tau seperti apa ini sesungguhnya. Takut? iyalah pasti, deg-degan, sudah selalu..hhahaha

okey di bulan September awal setelah selesai aku mengikuti KORPS di Bandung namun belum KORPS di Jogja. Well KORPS itu adalah acara pelantikan bahwa kamu sudah menjabat sebagai pekerja nya Kristus yang bukan main-main, tapi sungguh-sungguh bekerja bagi Kristus.

oke Next, di bulan awal September, aku mulai memuridkan anak murid pertamaku. Kami satu Universitas tetapi berbeda letak kampusnya. Janji dari Tuhan tentang anak ini ada di antara Yeremia 1-3. Panjangg ya? Hahaha
intinya tentang seorang perempuan Sundal. Wih agak seram aku bacanya, gimana enggak? bayanganku saat itu (sebelum punya anak Rohani) Tuhan menunjukkan bagaimana anak Rohaniku nanti, perempuan Sundal, aku menangkapnya sebagai perempuan yang suka gonta-ganti pacar. Bahhhh...gilee, aku aja belum pernah pacaran, kok malah mendidik orang yang sudah expert pacaran. hmmm

Nah tapi di titik itu ada seorang kakak yang menanyai aku tentang janji ini, gimana? apakah kamu takut? kamu mau menolak anak ini? haha aku mah spontan aja bilang: ah masa sih kak? anak rohaniku kok beda banget ya sama aku? (dengan jawaban yg polos) kakak itu memberitahuku satu ayat yang ada di perjanjian lama, tapi aku lupa ayatnya...TEEEETTT...hehehe..
intinya dari ayat itulah aku melangkahkan kaki untuk mau memuridkan dan jangan pernah menolak anak Rohani.

Satu hal yang saya mengerti tentang pemuridan adalah "pemberian hidup"
PEMBERIAN HIDUP!!!! one more time "PEMBERIAN H-I-D-U-P"
nah mengapa berkali-kali? karena menurut saya pemberian hidup itu nggak pernah mudah. memberi hidup kepada orang yang akan menolak kamu mentah-mentah, mencaci maki kamu, menjelekkan kamu di depan orang, and many more...hmm mudahkah?
makanya perlu pemberian hidup di situ.









Hasil gambar untuk galatia 2:20.
Well ya read the Picture!! Galatia 2:20 itu yang menghidupkan saya mau memberi hidup bagi orang lain. Kok mau? iyalah, karena bukan hidup ku lagi, tapi ini hidup Kristus, jadi bukan kehendakku lagi tapi kehendakNya.
Saya memuridkan anak murid ini seminggu sekali (wow, apakah menurutmu terlalu sering?)
bukan itu intinya hehe...

Oke semenjak saat dimuridkan, anak ini terus menerus hubungi aku, minta bantuan sama aku, dan coba tebak:jelas kutolonglah hehe..
mulai dari pernah minta uang makan, antarkan ke Rektorat karena ada kendala biaya kuliah, dan bahkan sempat minta tolong kepada saya untuk terus memberinya uang. Wah di situlah aku ibentuk, untuk terus menangis buat anak ini, kenapa aku menangis? karena dagingku ingin berhenti memuridkannya, tapi Rohnya terlalu kuat mendiringku untuk tidak membiarkan dia dimuridkan oleh dunia. Berkali-kali saya ingin mundur karena perbedaan karakter kami, tapi semua itu aku sembunyikan, semua sakit hatiku, marahku sama anak ini, ketidakpercayaanku semua kusembunyikan agar tidak membuatnya sedih.
Dan Tuhan menegur :
 Hasil gambar untuk lebih baik teguran yang nyata daripada kasih yang tersembunyi.
Nangislah aku sejadi-jadinya karena tidak berani menegurnya...tears tears again!!
Wow, pembentukan banget saat aku yang super nggak enakan, jadi diajari untuk tegas. Akhirnya aku memarahi anak ini, dan tetooot..Responnya salah cuy, dia ikutan marah samaku. busetlah, padahal aku marah karena Tuhan yang suruh.

Anyway, nggak cuma itu aja sih..BUANYAK kalo tentang anak satu ini mah..
Pernah kita berantem kan, dan itu karena aku kurang tegas atau memang kelewatan tegas ya?
I dont know! hanya saja aku saking ga kuatnya menghadapi anak ini, aku bilang ke dia udah nggak mau memuridkan dia lagi. Hmmm di sinilah Tuhan hancurkan aku sehancur-hancurnya, tambah hancur dari yang sebelumnya yaitu nggak mengandalkan kekuatanku sendiri untuk memuridkannya...
Selidik punya selidik ternyata anak ini menyembunyikan rasa kecemburuannya dengan cara yang kurang tepat, yaitu mengaktifkan diri di pelayanan yang ada aku, salah satu tujuannya adalah minta aku perhtikan, waaahh aku nangis lagilah..

I said to you ya pembaca...
anak ini bilang aku tidak memperhatikannya padahal tiap malam di kamar yang lebih sering kudoakan adalah dia dan pembentukannya sama Tuhan, ketaatannya sama Tuhan
Anak ini menjelekkan anak rohani ku yang satunya hana ingin minta perhatianku tapi dengan menjelekkan aku di depan orang lain, ih waow, lalu malamnya aku nangis lagi buat dia..
Sesungguhnya dari situ aku belajar untuk menghargai tetesan air mata yang sudah dicucurkan oleh kakak rohaniku dan tidak menntut atau menjelekkannya di depan orang lain, sebelum aku tau apa maksud kka rohaniku ini..Di situ aku dibentuk menjadi pribadi yang lebih terbuka kepada kakak rohaniku sendiri, sakit euy rasanya, dan demi supaya anak ini terbuka sama aku juga. Dan Mission completed...."i guess"
but not yet.. belum selesai

Masih lagi aku dibentuk oleh anak ini, dan diajari Tuhan untuk membagi bukan kasihku sendiri, tapi kaasihNya buat mereka anak-anak rohani. Sampai sekarang ku memuridkan dia suer deh berdasarkan Firman di Yehezkiel 1-3

3:8 Lihat, Aku meneguhkan hatimu melawan mereka yang berkepala batu dan membajakan semangatmu melawan ketegaran hati mereka. 3:9 Seperti batu intan, yang lebih keras dari pada batu Kuteguhkan hatimu;  janganlah takut kepada mereka dan janganlah gentar melihat mukanya, sebab mereka adalah kaum pemberontak. 

Begitulah akhirnya satu ayat yang sangat menggetarkanku lagi:
  3:14 Dan Roh itu mengangkat dan membawa aku, dan aku pergi dengan hati panas dan dengan perasaan pahit , karena kekuasaan TUHAN  memaksa aku dengan sangat.
  
Dan aku selalu tidak bisa untuk berhenti.....tik tok tik tok...
Konfliknya masih terjadi sampai sekarang. semakin aku menyadarai arti dari pemuridan dan pembentukan. Semakin aku tidak mau pergi dari uluran kasihNya. Semakin aku jatuh cinta pada Bapa karena Dia membentukku, artinya Dia mengasihiku dan Dia yang berikan kasih itu untuk mengasihi anak ini. Aku berharap keadaNya, bentuk aku sesukaMu Tuhan..suka-sukaMu,,,hehehhe
Aku nggak akan pernah mau untuk berenti, aku prajuritMu, ajar aku memandang kepada Visi.
Aku berdoa untuk mu anak ku yang sah dalam iman, Tuhan akan memberikan kepadamu roh yang Taat dan penuh dengan kasih sayangNya, hanya hiduplah oleh Roh..
Love you dear :) sangat berkesan sekali memuridkanmu. Dan kasihNya yang akan segera merekatkan kami berdua, sosweet nya Tuhanku :)

22:31 Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut  untuk menampi kamu seperti gandum ,  
22:32 tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu.    

Tidak ada komentar: