im happy to be here..
saya adalah anak ke dua dari 3 bersaudara. saya mau share sedikit tentang perjalanan Tuhan bersama saya, hingga saat ini. Saya kuliah di Sanata Dharma jurusan Psikologi, angkatan 2013.
hmm..saya perempuan -_-
oke well, saya mau cerita nih, bahwa saat saya masuk dalam perkara nya Tuhan. (Perkara apakah itu? anggap aja smua perkara: Studi, keluarga, pelayanan etc.)
Hmm kalo kata bukunya Dick Eastman sih JalanNya tak Mudah.
Thats Right!
Mengapa?
Tahukah kamu? bahwa ada suatu masa di mana saya mau menyerah atas hidup ini? (ah lebay!) enggak, ini beneran! Ya well, emang sih nggak sampe keinginan untuk Suicide, tapi ya ada masa di mana saya pengen out from this world aja.
You know? Saat ini saya sedang masa-masa tingkat akhir di kampus. Daaannn saya di awal-awal sempat berpikir sih, mengapa Tuhan kuliahkan saya? Wong saya ga pinter-pinter amat. Dulu saya pernah bilang sama Tuhan, gausah lah kuliah, kerja aja ya Tuhan.
But, not. Tuhan mengarahkan saya untuk masuk kuliah. And well, bener aja karena kasih karunia Tuhan, saya kuliah dengan beasiswa penuh selama 4 tahun. (prokprok)
hmm. Kayak saya aja yang hebat, padahal bukan saya yang hebat, tapi Dia. Hmm back to the Topic! Saya pernah berpikir, buat apa sih saya dapat nilai bagus? buat apa sih saya harus lulus 4 tahun? buat apa sih saya harus berprestasi? (-_- unambisious) sama sekali gaada pikir dan effort buat ke sana wee..
hmm mau jawab apakah kamu? (ngomong sendiri sama pikiran)
Sampe mentok juga saya bakalan lawan terus itu jawaban-jawaban kamu.
1. ya buat ortu lah
2. ya buat hidup mu lah biar survive
3. ya buat kakak adek mu
actually saya punya jawaban buat pertanyaan-pertanyaan ini...
1. ya buat ortu lah--> wong ortu saya udah nggak ada
2. ya buat hidup mu lah biar survive--> saya ngga butuh tuh buat survive, ngapain coba survive?
3. ya buat kakak adek mu--> yaelah mereka mah udah saya serahin ke Tuhan, gapapalaa, Tuhan yang berdaulat, ngga mungkin biarin kk adek saya terlantarlah.
Sampe suatu titik, pikiran saya mentok dan tetiba ada jawaban: Ya buat Tuhan lah!!
Respon saya langsung terdiam dan bingung. For what? Lord?
penting amat ya saya buatMu? sepenting apasih? Kok harus banget saya Survive? :')
Then He says: Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu. (Yesaya 43:4)
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib (1 Petrus 2:9)
Uaaah so im the chossen one? Lord?
E: (Hmm..saya kembali berpikir-pikir,) seberharga itukah saya di mataMu?
Tuhaaannnn saya udah nggak punya siapa-siapa!! Udahlah Tuhan stop di sini ya! Saya ngga sanggup :'( (trus mau marah nangis-nangis dan teriak-teriak).
T: (diem).....Love You :) Im your Father.
Uaaaaa (pelukan dalam Roh dan kebenaran).
Ada suatu masa di mana saya mengakui bahwa saya membutuhkan kehadiranNya dalam hidup saya. Saya membutuhkan kekuatanNya. Hmm karna kalo dipikir lagi ya..
Saya bertahan buat siapa sih? Tuhan kan ya? siapa lagi wee?
JanjiNya buat saya terharu :')
Saat saya merasa ditinggalkan, Dia bilang:
Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu. (Yohanes 14:18)
Sampai di suatu titik saya merasakan jatuh cinta yang begitu dalam denganNya :')
Lord, i want to Serve You, till I cant breath anymore. Lord I Love You so much. I miss You so bad. I want to trust You all the time. I want to marry You. Lord, dont separate me from the love of God.
The Point is!! When I feel no precious for everyone. I have him. Eventhough I have someone who think that im precious. But i think He's still the one who think that im the most precious for Him, and He's preciouest for me too. I dont want to be separated from His Love.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar