Selasa, 05 Januari 2021

2020 (Trust Him)

God is too good to be unkind, too wise to be mistaken, and when I cannot  trace His hand, I can always trust His hea… | Spurgeon quotes, Trust god,  Trust god

Boom!! inilah tahun di mana saya menyadari bahwa saya betul-betul adalah manusia biasa yang super duper butuh Tuhan. Ketika segala rencana yang sudah dibuat berantakan semua dan harus memutar otak sedemikian rupa untuk terus berjalan, beradaptasi dengan kondisi.

Corona menyerang tahun 2020, dan semua sektor di negeri ini porak-poranda. Kuliah online, sekolah online, pertemuan online, ibadah online.

Ada banyak hal yang membatasi untuk saya membuat rencana yang biasanya. Semua terhalang karena corona.

Cobalah ingat kembali apa yang menjadi respon kamu di 2020 ini? Sejak corona menyerang, apa yang lebih banyak kamu lakukan? Waktumu dihabiskan untuk apa saja? Di manakah hatimu berada?

Bukankah di tahun ini segala sesuatu terasa seperti ditelanjangi?

Saya mulai mengerti untuk berjalan tidak dengan kekuatan sendiri. The real of: tidak berjalan menurut kekuatan sendiri. 

Bayangkan kamu sedang menyeberang dari satu titik ke titik yang lain, namun hanya bisa melewati seutas tali yang begitu tipis. Kakimu melangkah di langkah pertama saja rasanya ketakutan mau jatuh bukan? Akhirnya melihat kondisi lingkungan dan sok-sokan kuat dan bisa jalan menyebrang. Weits, namun tergelincir, untung saja tanganmu masih menggapai tali itu dan bergelantungan di sana. Lalu masih saja kamu berusaha sendiri melewati jalan itu, dengan menggunakan kedua tanganmu yang bergantian menggapai si tali. Padahal di situ ada juga sosok pendukung yang siap untuk engkat dan pegang tangan kamu, jika saja kamu bilang:"tolong" ke Dia. Hahaha, masih saja sok-sokan mengerjakan semuanys sendiri, seolah-olah mampu.

Banyak yang bilang: "kayaknya aman-aman aja ya hidupmu? Nggak ada masalah apa-apa. Happy-happy aja di sosmed." Adakah yang berpikir juga demikian?

Faktanya tidak demikian! Walaupun tahun 2020 banyak orang lebih banyak menghabiskan waktunya di sosial media, namun sesungguhnya, sosial media hanya akan menunjukkan mungkin 20% gambaran kehidupan seseorang. Lalu sisanya: 20% duka, 20% tantangan, 20% privasi, 20% (....). Yah kira-kira begitu kehidupan asli seseorang.

Hidupmu bukanlah sinetron atau drama korea! Tidak akan mirip juga ya! Karena kita hidup di dunia nyata yang memang perlu bekerja 8 jam sehari misalnya, ada masa sedihnya, ada masa bosannya, ada masa takutnya, ada masa senangnya, dan masa-masa lainnya yang jelas tidak sama dengan Sinetron atau drama. Ini realita guys!

Saya menghadapi masa di mana saya berkonflik dengan keluarga besar saya (-), lalu kembali mencoba menjalin relasi dengan mereka (+), lalu mendengar kisah saudara sepupu saya yang membahagiakan (+), lalu gagal dalam perTHan (-), bertemu dengan seorang yang spesial (+), eh lalu tiba-tiba jadi suspect covid 19 (+), hahaha. Hidup itu seperti roaler coaster. Ada naik dan turunnya, dan biasanya hanya peristiwa naik naiknya saja yang ter ekspos.

Seperti si pemazmur bilang ya: Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Ia baik, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya.

Up and down hidupmu, bersyukurlah. Sama seperti di film facing the Giants: kalau menang dalam pertandingan ya puji Tuhan, kalau kalah juga puji Tuhan. Segala kemuliaan buat Tuhan saja pokoknya.

Tahun 2021 saya flashback, yang bahkan belum selesai sampai detik ini karena saya masih merasa abu-abu di depan sana. Saya bersyukur dengan segala hal yang terjadi hingga detik ini. Saya rindu meluncurkan sebuah kisah yang mungkin akan sangat menunjukkan sisi lain saya. Please, no judgement, I just want to tell, How Great is Our God! Semoga bisa segera meluncur di blog ini di tahun ini juga.

Ada satu lirik lagu yang saya sangat suka:

God is too wise, to be mistaken

God is too good, to be unkind

When you dont understand,

When you dont see His Plan

When you can't trace His Hand

Trust His Heart!

 

Percaya pada Tuhan, itu yang jadi amunisi saya hingga saat ini. Seperti Abraham yang tidak memiliki dasar untuk berharap, tetapi Abraham berharap juga, dan ia tidak bimbang terhadap janji Allah. Dia masihlah Yesus yang sama yang menyelamatkan saya dan anda. Dia masih Tuhan yang sama yang menepati semua janjiNya. Dia Tuhan yang sama dari dulu sekarang sampai selama-lamanya. Musim berganti, trend dan teknologi berubah, namun Dia tetaplah sama.

Trust Him! 

Ps: setelah search image, ternyata itu lagu berasal dari kata-katanya Charles Spurgeon! Hohoho...

HAPPY NEW YEAR!


Tidak ada komentar: