Jika kita membaca kisah Abraham, Ishak dan Yakub, tentu kita bisa melihat betapa luar biasanya Tuhan memanggil ketiga orang ini hingga lahirlah 12 suku Israel. Kehidupan Abraham, Ishak, dan Yakub disertai Tuhan. Ketiga orang pilihan Tuhan ini dibawa pada perjalanan hidup yang tidak biasa. Ketiganya pernah menipu (berdosa).
Demikian pula Yusuf, salah satu keturunan Yakub, juga adalah orang yang disertai Tuhan. Namun, kehidupan Yusuf penuh dengan lika liku
. Yusuf dijual, difitnah, dimasukkan penjara yang mana Tuhan memproses hidupnya selama belasan tahun lamanya (Usia 17 tahun hingga 30 tahun = 13 tahun Yusuf diproses) untuk mendapatkan jabatan sebagai tangan kanan Firaun.Yusuf memiliki respon yang benar dalam menggenapi panggilan Tuhan dalam hidupnya.
Kejadian 50:19-20
Tetapi Yusuf berkata kepada mereka: "Janganlah takut, sebab aku inikah pengganti Allah?
Memang kamu telah mereka-reka kan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.
Wow! sungguh respon yang luar biasa antara Yusuf kepada saudara-saudaranya. Yusuf tidak memilih sakit hati pada apa yang sudah terjadi dalam hidupnya. Ia juga tidak mempersalahkan Tuhan atas proses hidup yang ia alami. Ia merendahkan dirinya dan mengakui bahwa Allah merancang semua yang terjadi dalam hidupnya untuk kebaikan.
Kemudian saya merenungkan kembali hidup saya selama ini. Usia saya 25 tahun saat ini, dan saya renungkan segala hal yang terjadi dalam hidup saya. Saya mulai mengikut Tuhan dengan sungguh-sungguh di usia 20 tahun (semester 4 saat itu) dan saya memilih untuk mengenal Tuhan. Lalu saya menyadari sungguh betapa sabarnya Tuhan terhadap saya selama 20 tahun ke belakang. Selama 20 tahun itu saya mengabaikan kehadiran Tuhan, mengabaikan kasih Tuhan yang begitu besar dalam hidup saya. Sungguh saya menyadari Tuhan sabar akan kebebalan saya selama 20 tahun itu. Pun selama 5 tahun saya dengan sadar mengikut dan mengenal Tuhan, tetaplah ada masa di mana saya berlaku fasih terhadapNya. Sungguh luar biasa kasihnya buat manusia.
Bagaimana Allah sabar terhadap orang-orang yang dikasihiNya. Jika kamu membaca ini, mungkin kamu berpikir kamu sudah gagal, kamu sudah salah dan mungkin terlalu rusak hidupmu? Ketahuilah, selama apapun itu, Tuhan tetap sabar menunggumu datang untuk mengenalNya. Hidupmu berharga di hadapanNya, serusak apapun itu. Khususnya bagi para pelayan Tuhan yang mungkin merasa gagal menjadi teladan. Hello! Tuhan Allah mengetahui hatimu, kerinduanmu yang sesungguhnya. Setialah diproses Tuhan. Kamu tau siapa identitasmu di dalam Tuhan. Tuhan Yesus mati di kayu salib lagi-lagi untuk menebus dosa kebebalanmu, masa lalumu, kegagalanmu, kelemahanmu, sakitmu, supaya kamu bebas dan mengalami Dia setiap waktu.
Setialah dalam proses Tuhan. Milikilah respon yang benar di dalam Tuhan. Seperti Yusuf yang harus tunggu dulu sampai 30 tahun baru benar-benar mengerti untuk apa dia ada? Memberi makan bangsa yang besar, Israel. Demikian, kamu ada untuk satu tujuan yang besar, jadi "berkat" buat banyak orang. Jangan berhenti dan menyerah ya! Tuhan tidak pernah tinggalkan kamu kok. Tuhan Yesus memberkati kamu dan keluargamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar