Senin, 21 September 2020

Sepadan vs Seimbang?

 Apa arti dari sebuah kesepadanan? Apa itu seimbang?

Sepadan (Matching)

Arti: sepadan (dng); mempunyai nilai (ukuran, arti, efek, dsb) yg sama; sebanding (dng); seimbang (dng); berpatutan (dng) (adjektiva)

Seimbang (Balance)

Arti: sama berat (kuat dsb); setimbang; sebanding; setimpal

Kalau kita bicara mengenai ini, mari kita lihat gambar ini

Botol kaca 250 ml di Lapak SAMAWA PACKAGING | Bukalapak 

manakah yang dikatakan match dan manakah yang dikatakan balance? 

Botol dengan tutupnya, masing-masing dikatakan match. Botol 1 dengan tutup warna putih dan botol 2 dengan tutup warna emas. Namun botol 1 dan 2 adalah botol yang balance. Sama ukurannya, isi miliannya juga sama. Nah namun ini tidaklah match, hanya sama (balance).

Apakah kamu menangkap yang saya maksud?

Seimbang dan sepadan tentu berbeda. Saya menyelidiki apa yang alkitab bahas tentang keseimbangan. Satu firman yang membahas tentang keseimbangan adalah:

2 Korintus 6:14 (TB)

Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya  Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

 

14 Do not be unequally bound together with unbelievers [do not make mismatched alliances with them, inconsistent with your faith]. For what partnership can righteousness have with lawlessness? Or what fellowship can light have with darkness? 

Firman Tuhan membahas mengenai keseimbangan dan melarang untuk janganlah bersatu dengan orang yang tidak mengenal Allah. Artinya filter pertama adalah minimal dia mengenal Allah yang sama, satu keyakinan. Ini tidaklah berbicara mengenai kesepadanan, namun keseimbangan.

Beberapa saat yang lalu saya sangat bingung arti dari kedua hal ini. Namun ternyata demikianlah bentuk kesepadanan sebenarnya. Seperti Adam dan Hawa, Tuhan ciptakan untuk saling melengkapi. Mengapa Hawa sepadan dengan Adam? Karena Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam. Artinya tidak ada orang lain yang bisa menggantikan tulang rusuk adam selain dari hawa sendiri.

Seperti tutup botol tadi, yang hanya akan pas ketika dipasang di satu botol itu saja. Kalaupun dipasang ke botol yang lain mungkin oke juga, namun akan ada lubang mungkin yang akan tersisa. Karena memang hanya tutup botol itu yang sesuai dengan si botol itu. Ehe serius amat ngomongin botol hehehe.

Ya demikianlah jalannya sepasang orang yang sepadan. Saya baru benar-benar menyadari arti dari ungkapan: aku mencintaimu dengan segenap hatiku, atau aku nggak tau harus hidup sama siapa lagi kalau bukan sama kamu. Demikian ungkapan seseorang kepada pasangannya. Saya kira itu ungkapan yang "menduakan" Tuhan. Weits, namun tidaklah seperti itu.

Tuhan Allah menghadirkan perasaan cinta kepada pria dan wanita untuk dinikmati bersama dalam sebuah komitmen. Jika laki-laki dan perempuan ini sepadan, tentu akan pas dan sepadan ketika berjalan dalam bahtera pernikahan dan hidup bersama. Bagaimana bisa kamu tau bahwa doi lah orangnya? Dialah yang sepadan dengan saya? Yah, itulah yang masih menjadi teka-teki saya, hehehe/ Saya juga bagikan postingan ini berdasarkan pemahaman saya yang masih cethek hehe.

Amsal 30:18-19

30:18 Ada tiga hal yang mengherankan aku, bahkan, ada empat hal yang tidak kumengerti: 

30:19 jalan rajawali di udara, jalan ular di atas cadas, jalan kapal di tengah-tengah laut, dan jalan seorang laki-laki dengan seorang gadis.

Yah bagaimana laki-laki dan perempuan bisa berjalan bersama? Bukankah aneh? Seorang yang berpikir berdasarkan logika bisa bersatu dengan seorang yang menggunakan perasaannya?

Pria memimpin dan wanita menolongnya. Sungguh keajaiban Tuhan bisa menyatukan dua pribadi yang sungguh berbeda. Kalau buku Sacred Search bilang sih: "Anda mencari seorang pelengkap, bukan seorang Klon". Maksudnya, bukanlah seseorang yang mirip dengan kita, justru dia adalah orang yang seharusnya melengkapi kita. Jelaslah perbedaan tidak menjadi sebuah masalah untuk disatukan. Namun kita perlu menguji lagi, apakah benar dia sepadan denganmu atau tidak?

Bagaimana nilai-nilai hidupnya? Bagaimana karakternya? Bagaimana kehidupannya? Apakah kamu mau menerima dia yang seperti itu? Apakah arah jalannya sama denganmu atau tidak? Jika tidak mengapa harus dilanjutkan?

Memulai sebuah hubungan ternyata memang perlu ada rasa cinta, meskipun rasa cinta bukanlah dasar yang benar untuk memulai hubungan yang serius. Karena rasa cinta mungkin akan bertahan selama 5 tahun bersamanya saja. Namun, hal yang menggantikannya adalah komitmen. Kalau kamu sedang dilema tentang hal ini, mulailah berteman dengan siapapun dan percayakan segala kekuatiranmu kepada Tuhan. Kemudian siapkan dirimu untuk menjadi yang terbaik buat pasanganmu kelak. 

Tuhan Yesus memberkati 😉

Tidak ada komentar: